Selasa, 10 Mei 2005 ... KEDU & DIY

300 Korban Tsunami Diangkat YPMJ

YOGYAKARTA - Sedikitnya 300 mahasiswa dan pelajar korban bencana alam dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan gempa di Pulau Nias, Sumatera Utara, yang selama ini menyelesaikan studi di Yogyakarta diangkat sebagai anak asuh Yayasan Persaudaraan Masyarakat Jogya (YPMJ).

''Meski yayasan kami relatif baru, kami siap membantu pelajar dan mahasiswa tersebut,'' ungkap Antonius Simon, ketua yayasan tersebut kepada wartawan di Art Gallery Ardianto Jalan Magelang Yogyakarta, Senin kemarin.

''Yayasan ini pendiriannya diprakarsai 68 pengusaha keturunan di Yogyakarta. Namun, kami tetap membuka kesempatan kepada semua pihak apabila ingin bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu,'' papar Simon didampingi Ardiyanto dan Ohim yang juga sebagai pendiri yayasan tersebut.

Menurut keterangan Simon, dalam yayasan ini Sri Sultan Hamengku Buwono X duduk sebagai ketua dewan pembina karena dia juga turut serta mendirikan.

Dalam pendirian yayasan ini, secara spontan sudah terkumpul dana Rp1,4 miliar lebih. Dana yang terkumpul ini nantinya akan diperuntukkan masyarakat Yogyakarta (termasuk pendatang yang sedang menyelesaikan studi di Yogyakarta) khususnya korban bencana alam.

Dana sebesar itu belum termasuk bantuan dari Wakil Presiden Korea, biksu dari Jepang 1 juta yen, pengusaha Singapura, dan masyarakat Yogyakarta di Malaysia.

Pendirian yayasan tersebut baru diresmikan Selasa (10/5) malam dan akan dilakukan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. Dalam peresmian diundang perwakilan pelajar dan mahasiswa korban bencana alam. (sgt-39j)
__________________________________________________